Kamis, 05 April 2012

..Denting Rindu..



Aku, merindukanmu kekasih hingga bulir bening berdenting pada tiap tetesannya kemudian jatuh dalam hening, tapi bukan hujan sembab yang tersusun di langit mataku, engkau adalah teduh yang membahasakan setiap sepi dengan sentuhan kehangatan; cintamu.

Tiada yang lebih berdegup di jantungku, tiada yang paling berdetak di nadiku selain jatuh cinta padamu. Detikpun tak pernah berhen
ti menjadikan engkau hal yang terus lekap dalam ingatan. Aku percaya ketika kau usap kesedihanku dengan jemari kasihmu segala pilu di kedalaman paling nyeri akan lenyap lesap seperti kabut dinihari, karena kokoh cintamu begitu tabah melebihi nafasku sendiri.

Dan doa adalah cara kita menyemai rindu, menggetarkan langkah waktu yang berjalan di detak jantung. Dan akan kujaga sungguh selama darah ini mengalir, selama itu pula kau akan terukir.


D.C.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar