Minggu, 09 Desember 2012

I love you..

Sayang, rembulan malam ini tidak terlihat sinarnya dari jendela.. Mataku nanar, segala kemelut membayang dan berputar-putar, mengaduk isi kepala. Kau berpesan untuk tidak memusingkannya, tapi aku tak bisa...

Dalam segala, aku terus berjuang melawan ketakutan-ketakutanku, berusaha lebih mendengarkan kata hati, tuli akan omongan sekitar. Kau berkata 'sabar', dan aku belajar untuk lebih bersabar. Aku mengerti, kau sama tersiksanya. Meski tertekan, tapi kita saling memiliki. Ya, mungkin aku lebih beruntung... ada kau disisiku yang tidak pernah lelah untuk menyemangati. Dalam kekurangan dan kelebihanku, kau adalah pelengkap yang membuatku utuh.

Sayang, bagaimana mungkin rasa ini begitu salah.. namun juga begitu benar? Jika saja kata maaf mampu menjadi sebuah penyelesaian, akankah semua berakhir indah? Sungguh, aku tidak bangga... tapi aku juga tidak menyesal. Aku hanya dapat menjalaninya sampai batas yang ku bisa. Yang aku tau, rasa ini tulus...

Aku mencintaimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar